Rabu, 12 Oktober 2016

10 Jenis Tanaman Hias Penyerap Polutan Di Sekitar Rumah

Memiliki hobi berkebun membawa manfaat yang banyak sekali. Baik itu berkebun tanaman sayur dan buah, maupun tanaman hias. Berkebun sayur dan buah selain membantu menyejukkan rumah dan halaman, hasilnya juga bisa dinikmati bahkan menjadi usaha rumahan berskala kecil. Sedangkan berkebun tanaman hias, selain tentunya berguna untuk lingkungan dan penghijauan, juga membantu menghilangkan stress dan memperindah tampilan rumah. Bila diseriusi, menanam tanaman hias juga bisa menjadi lahan usaha rumahan yang menyenangkan sekaligus menguntungkan untuk dilakukan.


Namun ternyata, bertanaman tanaman hias juga membawa manfaat yang banyak selain untuk memperindah tampilan rumah. Banyak sekali jenis-jenis tanaman hias yang tak hanya indah dipandang mata, juga memiliki fungsi sebagai penyerap polutan yang ada di sekitar rumah kita. Formaldahida, volatil organic compounds, karbon monoksida, nitrogen oksida, pestisida, benzin, sylen, dan disinfektan adalah polutan yang banyak terdapat di sekitar kita, termasuk di dalam rumah. Polutan ini bisa menimbulkan berebagai gejala penyakit, seperti sakit kepala, alergi, mudah lelah, dan bahkan kanker.

Berikut ini 10 jenis tanaman hias yang menurut penelitian ilmuwan mampu menyerap polutan yang banyak bertebaran di sekitar rumah kita.



 1.       Areca Palm (Chrysalidocarpus Lutescents).
Jenis tanaman palem ini dikenal dengan Palem kuning. Palem kuning dikenal sebagai sebagai tanaman pembersih udara alami, sehingga udara disekitar rumah lebih bersih, segar, dan tentunya lebih sehat. Palem jenis ini terutamanya mampu membersihkan udara dari zat yang mengandung formaldahida,benzema, dan karbon monoksida. Sangat baik di tanam di rumah atau lingkungan yang banyak perokoknya.




.2.        Lidah Buaya /Aloe Vera (aloe barbadensis miller)
Siapa tidak kenal dengan Lidah Buaya? Salah satu jenis tanaman yang mudah penanaman dan perawatannya, dan juga mempunyai banyak manfaat. Lendir lidah buaya digunakan sebagai obat tradisional untuk luka bakar dan juga penyubur rambut, dan banyak lagi kegunaannya sebagai tanaman obat. Namun diluar itu, ternyata, lidah buaya merupakan salah satu tanaman yang mampu menyerap polutan jenis formaldahida dari udara.








3.       Baby Rubber/Karet Hias (peperomia obtusifolia atau ficus robusta)
Daunnya yang berwarna hijau muda dan saat dipegang terasa kenyal seperti karet., membuat tanaman ini disebut dengan tanaman karet hias. Memiliki nama latin Ficus Robusta untuk jenis pohonnya (tinggi besar), sedangkan jenis tanaman karet hias yang digunakan sebagai tanaman hias dalam pot disebut juga baby rubber (peperomia obtusifolia).   Tanaman Karet Hias mampu menyerap formaldahida dari udara.





  
                 4.       Bamboo Palm/ Palem Bambu 
                 (Chamaedorea seifrizii)
                 Tanaman hias ini mampu menyerap formaldahida 

                 dari udara sekaligus berfungsi sebagai  pelembab  
                 ruangan. Jenis Palem Bambu menyukai cahaya 
                 terang dan lingkungan lembab sebagai tempat 
                 tumbuhnya. Tetapi pohon hias ini tidak suka terlalu 
                 sering disirami.







5.        Boston Fern/Pakis Boston (Nephrolepis exaltata)
Jenis pakis yang satu ini melalui stomatanya, mampu menyedot polutan jenis formadahida dan xylene. Tanaman yang masih satu keluarga dengan jenis suplir ini memiliki tampilan fisik yang spesifik sehingga mudah dikenali. Tiap helai daunnya memiliki beberapa helaian daun lagi yang teerlihat seperti berjumbai-jumbai. Tanaman hias ini cantik ditanam dalam pot dan pot gantung.







6.        Chinese Evergreen (Sri Rejeki/Aglaonema)
Tanaman hias satu ini menyedap polutan formaldahida, benzema, dan polutan lainnya. Selain itu, Sri Rejeki juga mensuplai kandungan oksigen yang cukup tinggi untuk sekitarnya serta mampu menyejukkan udara.   







7.       Andong, dikenal juga dengan Hanjuang (Cordyline)
Tanaman andong selain sebagai tanaman hias, juga merupakan salah satu tanaman obat. Tak hanya itu Andong juga berfungsi sebagai penyerap polutan jenis formaldahida dan membersihkan udara.










8.       Palem Kurma Mini (palem Punik)

Jenis palem yang satu ini selain tampilanna yang cantik sebagai tanaman has, ternyata menyerap polutan formaldahida dan xylen










        9.       Lili (selendang Putih atau Peace Lili)
        Tanaman ini mudah perawatannya asal ditempatkan 
        di bawah naungan/ tidak terkena atahari langsung dan cukup air. 
        Sebagai tanaman hias, peace lili mampu membersihkan udara dari   
        polutan 
        farmaldahida dan benzema











10.   Krisan

Selain tampilan bunganya yang cantik, tanaman hias ini mampu menyerap poltan formaldahida, benzema dan mengeluarkan oksigen yang lebih banyak saat malam hari.





Sumber : Bunda Berkebun





Sabtu, 08 Oktober 2016

Aplikasi Pembuatan Tanaman Hidroponik Sederhana

Kali ini kami akan berbagi ide cara membuat tanaman hidroponik di rumah. Bercocok tanam di rumah sangat menyenangkan dan bermanfaat, selain bisa menghijaukan rumah kita juga bisa mengambil manfaatnya buah atau sayur yang kita tanam. Hidroponik merupakan cara yang cocok untuk bertanam tanaman sayuran di rumah. Tanaman hidroponik tidak memerlukan lahan dan tempat yang luas. Cukup kreasikan ide kita. Contohnya kali ini kami akan memberikan ide cara membuat tanaman hidroponik sederhana dari botol bekas dan contoh lainnya.
Cara Membuat Tanaman Hidroponik dan Contohnya
Cara menanam hidroponik yang relatif mudah dan sederhana adalah dengan sistem wick, untuk konsep dasarnya silahkan di baca dulu di sini Cara Bertanam Hidroponik Sistem Wick. Cara ini bisa kita kreasikan menggunakan wadah apapun yang bisa kita temui di sekitar kita di sekitar rumah kita. Coba perhatikan gambar-gambar di bawah ini, dan sesuaikan dengan metode sistem wick.
Cara membuat tanaman hidroponik dengan sistem wick ini dianggap paling mudah dan sangat sesuai untuk mereka yang baru belajar mulai melakukan hidroponik. Sistem ini tidak memerlukan peralatan yang rumit karena cara membuat tanaman hidroponik dilakukan dengan mengalirkan nutrisi melalui sumbu. Cara ini sangat sederhana dan sesuai untuk dilakukan di rumah dalam skala kecil.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik - Persiapan Media Tanam dan Nutrisi Hidroponik
Sebelum melakukan cara membuat tanaman hidroponik, Anda harus terlebih dulu menyiapkan nutrisi yang diperlukan. Untuk membuat larutan nutrisi, Anda memerlukan Urea sebanyak 1000 gram, KCL juga sebanyak 1000 gram, pupuk NPK sebanyak 100 gram dan pupuk daun atau gandasil sebanyak 50 gram. Nantinya semua pupuk ini akan dilarutkan sebagai sumber nutrisi tanaman. Ketersediaan nutrisi ini akan menjamin pertumbuhan tanaman yang dilakukan dengan cara membuat tanaman hidroponik berlangsung maksimal. Jika tidak mau repot silahkan beli saja nutrisi hidroponik di toko pertanian atau di tokopedia yang jual buanyak hehehe
Selain nutrisi, pilihan media sebagai cara membuat tanaman hidroponik juga tidak kalah penting. Media tanaman hidroponik yang bisa digunakan untuk adalah arang, sekam, spons, rock wool hingga pecahan batu bata. Media tanam dari batu kerikil pasir malang juga dapat digunakan untuk tanaman hidroponik ini. Anda hanya perlu mencari media tanam yang paling mudah dan cukup murah di dapatkan di sekitar Anda. Dengan demikian Anda tidak mengeluarkan banyak dana untuk mempraktekkan cara membuat tanaman hidroponik.
Untuk wadah silahkan anda menyiapkan sendiri sesuai kreatifitas anda di bawah ini kami berikan beberapa gambar yang dapat menjadi ide untuk anda. Ini hanya sebagian yang bisa kami share, silahan googling jika informasi ini masih belum cukup. kami harap artikel tentang Cara Membuat Tanaman Hidroponik ini bermanfaat untuk Anda semua.
Cara Membuat Tanaman Hidroponik dari Botol Bekas



Sumber : Kebun Hidro